Kesadaran Spiritual Dalam Merawat Alam: Sungai Sebagai Cerminan Kualitas Iman
Kata Kunci:
kesadaran spiritual, ekologi kristen, kualitas iman, pendidikan agama kristen, lingkungan hidupAbstrak
Persoalan pencemaran lingkungan, khususnya sungai, menjadi salah satu
tantangan ekologis yang mencerminkan hubungan manusia dengan alam. Dalam perspektif iman Kristen, merawat lingkungan merupakan bentuk tanggung jawab spiritual manusia terhadap ciptaan Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesadaran spiritual dalam merawat alam melalui pemaknaan sungai sebagai cerminan kualitas iman di kawasan Jl. Mesjid Taufik, Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, dokumentasi visual, dan studi pustaka. Observasi dilakukan pada tanggal 7 Juni 2026 untuk mengamati kondisi sungai, jenis sampah, serta interaksi masyarakat dengan lingkungan sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sungai mengalami penurunan kualitas lingkungan yang ditandai dengan air sungai yang keruh berwarna coklat, berbau, serta adanya penumpukan sampah pada tingkat sedang, yang didominasi oleh plastik kemasan, botol plastik, styrofoam, dan sampah rumah tangga. Selain itu, tidak ditemukan fasilitas pendukung kebersihan, seperti tempat sampah maupun papan larangan membuang sampah. Penelitian juga menemukan adanya aktivitas masyarakat yang mengumpulkan botol plastik dari sungai sebagai sumber tambahan ekonomi keluarga. Dalam perspektif Pendidikan Agama Kristen, kondisi sungai dapat dipandang sebagai refleksi kesadaran spiritual manusia dalam menjaga ciptaan Tuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa menjaga kebersihan sungai tidak hanya menjadi tanggung jawab ekologis, tetapi juga merupakan bagian dari penghayatan iman Kristen yang diwujudkan melalui kepedulian nyata terhadap lingkungan.
Referensi
Biaf, M., & Tari, E. (2024). Peran guru Pendidikan Agama Kristen dalam mengembangkan kepedulian ekologi peserta didik. Jurnal Studi Pendidikan dan Humaniora, 5(2), 112–124.
Lembaga Alkitab Indonesia. (2023). Alkitab. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.
Riska, A. (2024). Ekoteologi Kristen: Teologi penciptaan dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Jurnal Humanisa, 3(1), 45–57.
Simon, J. (2021). Peranan Pendidikan Agama Kristen menangani masalah ekologi. jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 4(2), 89–101.
Zalukhu, T. (2025). Transformasi ekopedagogi Kristen melalui pendekatan ekoteologi dalam membangun kesadaran lingkungan. Didaktikos: Jurnal Pendidikan Keagamaan, 6(1), 15–28.
